Selasa, 14 September 2010

Lowongan Kerja Pertamina – Medco E&P

Lowongan Kerja Pertamina – Medco E&P Batas lamaran: bulan Agustus s/d 13 September 2010
JOB Pertamina – Medco E&P Tomori Sulawesi, one of national oil & gas companies based on Jakarta, Indonesia. Due to our recent project on Central Sulawesi, we are looking for candidates to fulfill the following positions on a project basis:
Pipeline Engineer (PE)
• S1 majoring in Mechanical Engineering.
• Min. 6 years experience in various pipeline engineering design activities in oil and gas industry.
• Familiar with recognized international codes & standards: API, ANSI, ASME, ASTM, DNV, etc.





Instrument Engineer (IE)
• S1 majoring in Instrument Engineering or related.
• Min. 10 years experience in project, engineering & design, construction of process control and instrumentation for oil & gas processing.
• Familiar with recognized international codes & standards: IEEE, NEMA, NEC, API, etc.
Electrical Engineering (EE)
• S1 majoring in Electrical (Power) Engineering.
• Min. 6 years experience in engineering and construction of power plant, oil & gas projects, electrical design and calculation.
• Familiar with recognized international codes & standards: API, ANSi, ASME, ASTM, etc.
Piping / Mechanical Engineer (P/ME)
• S1 majoring in Mechanical Engineering.
• Min. 6 years experience in various oil & gas development projects.
• Familiar with recognized international codes & standards: API, ANSi, ASME, ASTM, etc.
Rotating Engineer (RE)
• S1 majoring in Mechanical Engineering.
• Min. 6 years experience in engineering and construction of gas plant, rotating equipment, turbo machineries, gas compressors and electric motor.
• Familiar with recognized international codes & standards: API, ANSi, ASME, ASTM, etc.



QSHE Lead
• S1 majoring in SHE Engineering.
• Min. 8 years experience in oil & gas chemical and petrochemical sectors, hazard identification, HAZOP, hazard analysis, SIL.
• Able to work across engineering disciplines and experience with statutory/regulatory requirements.
Safety Engineer (SE)
• S1 majoring in Safety Engineering.
• Min. 6 years experience in oil & gas chemical and petrochemical sectors, hazard identification, HAZOP, hazard analysis.
• Must have confidence, courage and conviction to hold the site accountable to meet the company s safety expectations.

Quality Assurance / Quality Control Engineer (QA/CE)
• S1 Engineering, any major.
• Min. 8 years experience in developing QA/QC system, covering: Quality Plan, Quality Tracking & Control, Quality Audit and Quality Improvement in compliance with the regulations, codes, and standards.
• Have experience in obtaining government certificate and permit.

Environment Engineer (ENV)
• S1 majoring in Environmental Engineering.
• Min. 6 years experience in oil & gas chemical and petrochemical sectors.
• Have experience in solving environmental problems such as water and air pollution, waste disposal, and public health issues, using advanced principles of biology, chemistry, and environmental science, to protect wildlife and natural resources as well as human life.

CP Construction Superintendent (CPC)
• S1 majoring in Mechanical Engineering.
• Min. 12 years experience in various oil & gas development projects.
• Familiar with recognized international codes & standards: API, ANSI, ASME, ASTM, AWS, etc.
• Familiar with inspection regulations will be an advantage.

Pipeline, Tank & Jetty Construction Support Engineer (PTJC)
• S1 majoring in Mechanical / Civil Engineering.
• Min. 6 years experience in various oil & gas development projects.
• Familiar with recognized international codes & standards: API, ANSI, ASME, ASTM, AWS, etc.
• Familiar with inspection regulations will be an advantage.

Field Construction Engineer (FCE)
• S1 majoring in Mechanical / Electrical / Instrumentation / Civil Engineering.
• Min. 6 years experience in various oil & gas development projects.
• Familiar with recognized international codes & standards: API, ANSI, ASME, ASTM, AWS, etc.

Cost Control Analyst (CCA)
• S1 majoring in Industrial Engineering or Civil Engineering Construction Management.
• Min. 10 years experience in oil & gas development project.
• Familiar with Microsoft Project and Primavera software.



Contract Engineer (CE)
• S1 Engineering, any major.
• Min. 10 years experience in technical & contractual scope in oil & gas industry.
• Familiar with PTK007 and contract management processes, is a must.

Planning Scheduling Engineer (PSE)
• S1 majoring in Industrial / Civil Engineering Construction Management.
• Min. 10 years experience oil & gas development projects.
• Familiar with Microsoft Project and Primavera software.

Drilling Engineer (DE)
• S1 majoring in Petroleum / Mechanical Engineering.
• Min. 6 years experience in drilling operation, both onshore and offshore, or engineering, experience in integrated project is preferable.
• Certification in Drilling Project will be an advantage.
Field General Support Administrator (FGSA)
• S1 majoring in Information System Management.
• Min. 5 years experience in oil and gas project field administration and general support.
• Familiar with Microsoft Office application.
Permit & Certification Administrator (PCA)
• D3 majoring in Information System, Office Administration or related.
• Min. 5 years experience in oil and gas project permit & certification and administration.
• Familiar with Microsoft Office application.
Document Control Administrator (DCA)
• D3 majoring in Information System, Office Administration, Librarian or related.
• Min. 5 years experience in document controlling and administration, preferably in oil & gas projects.
• Familiar with Microsoft Office application.

Only qualified candidates will be notified.
Please send your comprehensive CV, recent photograph and expected salary to:
General Affairs Department
JOB Pertamina – Medco E&P Tomori Sulawesi
PO BOX 4075 JKT 12700 (put the position code on upper right envelope)

Or email: enny.kusumawati@medcoenergi.com (please write on email subject: jobrecruit (position code)

Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemenhumkam mundur menjadi tanggal 17 September

nteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar melakukan peninjauan langsung ke tempat Pemeriksaan Berkas CPNS di gedung Administrasi Hukum Umum hari Rabu, 8 September 2010. Dalam kunjungan tersebut, didampingi Sekretaris Jenderal Prof. Abdul Bari Azed dan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum DR. Aidir Amin Daud serta Kepala Biro Kepegawaian selaku Ketua Panitia Penerimaan CPNS tahun 2010 Drs. M. Amar Cho, Ketua Tim IT DR Freddy Haris dan kepala Biro Perlengkapan Muhamad Nasir .

Patrialis Akbar berkesempatan mewawancarai beberapa petugas pemeriksa dokumen yang telah melakukan pemeriksaan berkas. Menurut staf pemeriksa tersebut, kelulusan sebuah berkas ditandai dengan adanya (keterangan) cek list di atas berkas. Berkas yang tidak lulus seleksi didepannya diberi cek list berupa semua persyaratan yang diperlukan, jika salah satu dari persyaratan dimaksud tidak ada atau tidak berlaku lagi maka pemeriksa akan memberi tanda silang sebagai tanda bahwa berkas tersebut tidak lulus dalam seleksi berkas.
Menurut Ketua Panitia Drs. M. Amar Cho, sampai hari ini Rabu 7 September 2010 berkas yang sudah masuk dari Po BOX sekitar 18.000 berkas. Jumlah sementara yang sudah diperiksa dan memenuhi persyaratan untuk lolos dalam seleksi berkas 6.903 dengan rincian :
  • AKIP = 407,
  • AIM = 635,
  • Sarjana Lengkap = 5.131,
  • Sarjana Diploma = 454,
  • SLTA = 276.
Sementera itu menurut Sekretaris Panitia Hasbullah, jadwal pengumuman kelulusan seleksi berkas akan diumumkan melalui internet http://e-cpns.kemenkumham.go.id pada hari Jumat, 17 September 2010. Bagi peserta yang lulus seleksi berkas selanjutnya akan dilakukan verifikasi dokumen asli untuk diberikan kartu Tanda Peserta Ujian pada tanggal 18-19 September 2010 di Kantor Kementerian Hukum dan HAM RI Jl. H.R Rasuna Said, Jakarta Selatan (Sekretaris Panitia).


ref : kemenkumham

Senin, 13 September 2010

Mencari Kerja Di Internet Mudah dan Praktis


Surat kabar adalah media yang biasa dipakai untuk mencari informasi kerja di Indonesia. Memang di sana banyak sekali lowongan yang ditawarkan, dan untuk melakukan lamaran pencari kerja harus mengirimkan lamaran beserta curiculum vitae lewat pos, untuk kemudian menunggu panggilan wawancara, jika mereka dianggap memenuhi syarat untuk diwawancarai. Sialnya mencari lowongan kerja di surat kabar kita akan berhadapan dengan konsekuensi persaingan yang cukup ketat antar pelamar.

Bagi pelamar kerja yang menginginkan persaingan yang rendah tapi bermutu, maka bersaing memperoleh pekerjaan melalui berbagai situs Internet menjadi salah satu alternatif yang menarik. Mengapa demikian, Internet secara alamiah akan melakukan seleksi alam terhadap penggunanya. Hanya segelintir pengguna Internet di Indonesia & kualitasnya rata-rata di atas kebanyakan orang Indonesia.

Jangan kaget ternyata cukup banyak situs-situs yang menyajikan informasi kerja di internet, baik situs yang memang mekhususkan diri sebagai situs lowongan kerja, atau situs-situs perusahaan yang juga menyajikan lowongan pekerjaan yang ada di perusahaan mereka. Bahkan situs berita seperti kompas.com juga mempunyai halaman yang berisi lowongan pekerjaan. Situs iklan biasanya juga menyajikan informasi lowongan pekerjaan.

Dari beberapa pertanyaan yang diajukan, ternyata banyak juga orang yang pernah membuka situs informasi kerja di internet, bahkan suatu artikel di harian bisnis di Indonesia menyatakan bahwa situs lowongan pekerjaan adalah situs yang paling sering dikunjungi oleh peminat itnernet di Indonesia. Tetapi banyak yang menyatakan bahwa mereka tidak pernah memperoleh response atau panggilan untuk wawancara setelah mereka mengirimkan lamaran berdasarkan informasi kerja. Hal tersebut sebenarnya ada beberapa kemungkinan , mungkin mereka mengirimkan lamaran ke lowongan pekerjaan yang sudah kadaluwarsa, sehingga lowongan tersebut sudah terisi, atau mungkin juga kualifikasi pelamar tidak memenuhi persyaratan perusahaan.

Mencari pekerjaan sebenarnya juga ada trik atau seninya, bayangkan saja pekerjaan yang ada dibandingkan dengan pelamar perbandingannya sangat jauh . Jika suatu perusahaan mencari 10 orang pekerja, kemungkinan besar yang melamar adalah 10 kali lipatnya. Dan berbicara terus terang, dari 100 pelamar tersebut setelah diseleksi berdasarkan surat lamaran yang masuk ( belum seleksi test atau wawancara ) mungkin hanya 20 % saja yang memenuhi persyaratan untuk diwawancarai. Setelah wawancara , mungkin hanya 5 % saja yang dianggap memenuhi syarat untuk pekerjaan tersebut.

Biasanya pihak perusahaan akan mempelajari terlebih dahulu lamaran yang masuk beserta resume yang dikirimkan . Jadi surat lamaran dan resume sebenarnya sangat penting , jika pelamar dapat membuat suatu surat lamaran dan resume yang baik, dapat memberikan nilai tambah , yang tentu saja kemampuan dari pelamar itu sendiri juga harus mampu menjual.

Kegiatan melamar pekerjaan sebenarnya harus dianggap sebagai suatu proyek atau pekerjaan yang cukup serius, pelamar harus mampu bersaing dengan sekian banyak orang yang juga menginginkan pekerjaan tersebut. Jadi sebelum melamar pekerjaan perlu juga mempelajari bagaimana cara membuat resume yang baik dan meyakinkan.

Mau Pindah Kerja? Yakin?

Seseorang bisa membenci pekerjaannya karena banyak alasan. Jika Anda mendapati diri Anda mengeluhkan tentang pekerjaan, cobalah berhenti sejenak dan tanyakan lagi kepada diri Anda, apakah Anda benar-benar membenci pekerjaannya atau ada yang bisa Anda lakukan untuk memperbaikinya tapi belum terlaksana?

Berikut adalah 6 alasan umum yang membuat seseorang bisa melontarkan kata "benci" kepada pekerjaannya dan tawaran solusi yang bisa membantu meredakannya.

"Saya terlalu (brilian, berpengalaman, inovatif) untuk bekerja di sini"
Anda merasa diri Anda memiliki kualitas bagus, namun tempat kerja Anda ini kurang bisa jadi saluran yang tepat untuk kemampuan Anda. Jika Anda memang bisa melakukan pekerjaan yang lebih menantang atau memiliki tanggung jawab lebih, jangan berhenti mencarinya. Di lain pihak, jangan sampai hal itu menyurutkan upaya terbaik Anda untuk melakukan hal yang terbaik, karena Anda masih butuh rekomendasi dan jangan sampai mendapatkan surat pemecatan. Cobalah untuk menawarkan diri untuk melakukan tugas di luar tanggung jawab Anda yang sekarang agar bisa sekaligus menambah resume pada surat lamaran kerja Anda. Plus, waktu Anda di perusahaan akan lebih cepat berlalu jika Anda mulai mencoba melakukan hal di luar rutinitas.

"Tak ada yang menganggap saya penting"
Jika bakat, upaya, dan waktu Anda tersia-sia, Anda berhak untuk sebuah perubahan. Jika Anda memiliki kesempatan untuk bicara empat mata dengan bos Anda, entah itu untuk evaluasi hasil kerja atau sebuah diskusi yang terencana, cobalah jelaskan bahwa Anda khawatir Anda tak bisa menjalankan pekerjaan lebih baik di perusahaan di samping prestasi yang bisa Anda lakukan, lalu berikan contoh hasil kontribusi Anda. Ketika Anda membingkai isu sebagai masalah profesional, ilustrasikan pula bagaimana perusahaan bisa melihat bahwa apa yang Anda kerjakan itu cukup penting, asal tetap buat pembicaraan berkisar pada topik untuk pengembangan perusahaan, ketimbang keluhan Anda. Tak ada perusahaan yang mengeluarkan promosi atau kenaikan gaji hanya karena mereka pikir sudah waktunya. Perusahaan merespon pada hasil, bukan berdasarkan kalender.

"Untuk titel ini, gajinya di bawah standar"
Hal ini bisa berarti Anda tak sabar untuk mendapatkan kenaikan gaji. Pertama-tama, adalah hal yang lumrah untuk seseorang berpikir bahwa ia tidak memiliki gaji yang cukup. Untuk bisa mengetahui apakah hasil kerja Anda selama ini sudah diganjar dengan pendapatan yang pas dengan hasil yang didapat orang di luar perusahaan ini yang memiliki titel dan jabatan yang sama? Cari tahu, jika memang benar gaji Anda di bawah standar, cobalah untuk mendiskusikan kembali hal ini kepada atasan Anda. Tapi ingat, tak semua perusahaan memiliki dana cukup untuk membayar tenaga-tenaga kerjanya sesuai standar. Andalah yang bisa mengukur antara kesetiaan, kebutuhan, dan kepuasan kerja.

"Saya sudah tak peduli"
Apakah Anda benar-benar menyukai pekerjaan yang Anda lakukan ini? Jika Anda melakoni profesi yang sekarang hanya karena bisa membayar tagihan bulanan, bisa jadi Anda tak benar-benar menyukainya. Namun, jika Anda mengambil pekerjaan ini karena nilai lain yang terkandung, misal, kemungkinan untuk mengasah bakat, belajar hal baru, berinteraksi dengan banyak orang, maka kemungkinan Anda perlu mengingatkan diri Anda akan hal-hal tersebut. Apakah posisi lain di perusahaan yangs ama atau di tempat lain bisa memenuhi kebutuhan Anda dalam cara yang berbeda dari perusahaan ini? Jika Anda tahu bahwa ada kesempatan lain yang lebih cocok untuk Anda, carilah kesempatan itu. Jika Anda sudah tiba di titik comfort zone, pekerjaan Anda akan cenderung menurun, atasan Anda tidak senang, dan Anda hanya menghabiskan waktu diri sendiri, juga perusahaan.

"Saya benci si bos"
Anda dan si bos mesti bertemu di tengah. Berhadapan dengan bos adalah untuk mengetahui apa yang bisa Anda ubah dan mengetahui apa yang adalah hal permanen. Misal, seorang mikromanager bisa jadi lebih reseptif kepada kebutuhan Anda untuk sebuah kebebasan jika Anda duduk bersamanya dan membicarakan hal tersebut. Namun Anda tak bisa berekspektasi seseorang akan berubah 180 derajat hanya untuk memuaskan kemauan Anda. Sadarilah bahwa beberapa tipe manager akan mau mendengarkan Anda dan mengubah suasana kantor untuk menciptakan suasana yang lebih baik. Sebagian lainnya tak bisa mengubah gaya mereka seperti Anda sulit mengubah kebiasaan Anda. Karenanya, Anda harus menghitung dan memperkirakan kompromi semacam apa yang bisa Anda lakukan. Jika si bos tak pernah bisa menemukan titik tengah dengan Anda, maka sudah saatnya Anda mencari pekerjaan lain.

"Saya benci rekan kerja yang ada"
Kultur perusahaan membuat Anda gerah? Ketidakakraban dengan rekan kerja adalah masalah yang serupa masalah dengan bos. Untuk hal ini, Anda harus mau mencoba mengalah sedikit. Kadang, obrolan ringan sekilas saja bisa meredakan ketegangan, namun, ada waktu-waktu tertentu perbedaan tidak bisa ditengahi. Jika Anda mencintai pekerjaan Anda, Anda bisa mencoba melepaskan diri dari situasi rekan kerja yang menyebabkan Anda stres. Mungkin masalahnya bukan karena mereka yang berubah, tapi karena Anda yang sudah bertumbuh, dan hal-hal yang biasa Anda lakukan bersama teman-teman sekarang menjadi kegiatan yang menjemukan. Terimalah fakta bahwa bisa jadi Anda yang berubah dan menjauh dari teman-teman kerja, lalu putuskan apa yang bisa Anda lakukan untuk menghadapinya.